Suara Milik Rakyat
ARTISQQ AQUAQQ POLOQQ BOLAUTAMA ARTIS4D
Angkor4D : Agen Sabung Ayam Terbaik | Togel Online | SPORTSBOOK
KampusQQ WINBET368

Selasa, 16 Juli 2019

Ini Lokasi Bus Rombongan Haji Sukabumi Tabrak Pagar dan Tewaskan Bocah SD



Sukabumi - Sebanyak lima orang luka, satu di antaranya tewas akibat kecelakaan bus rombongan haji menabrak pagar di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jawa Barat. Di lokasi kejadian, puing-puing pilar tembok masih berserakan di jalan.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, Selasa (16/7/2019), pecahan kaca bus masih terlihat berserakan di Jalan Veteran II tepat di depan pagar keluar Gedung Juang. Saat kejadian kaca belakang bagian atas bus memang pecah setelah menghantam pilar tembok di atas pagar.

Pilar tembok yang jatuh juga masih dibiarkan di posisi semula, pagar besi berwarna hitam tempat korban Hani Shafiy (12) tergencet terlihat bengkok ke arah dalam. Saksi mata, Iwan juru parkir apotek dekat lokasi kejadian menceritakan bagaimana bus menabrak pilar tembok.

"Ada delapan bus, yang terakhir bagian belakangnya kena ke tembok saat mencoba keluar dari parkiran gedung. Suara jatuhnya pilar tembok keras menghantam trotoar, posisi saat itu banyak pengantar yang berdiam di dekat pagar," kata Iwan kepada detikcom, Selasa (16/7).

Iwan menuturkan situasi saat itu sangat panik, dia mengaku tidak melihat jelas berapa banyak korban yang terluka akibat tertimpa pilar karena banyaknya warga yang mengerubuti tempat kejadian. Meskipun begitu dia sempat melihat para korban diangkut menggunakan ambulans.

"Saya mau lihat juga nggak bisa, banyak orang yang mendekat saya sendiri hanya melihat dari apotek. Selain itu warga juga berusaha menolong anak perempuan yang tergencet pagar," kata Iwan.

Sementara itu, Saeful seorang penjaja rokok di lokasi mengaku melihat langsung insiden tersebut. Posisi dia dengan bocah perempuan yang tergencet pagar berdekatan.

"Anak itu posisinya memang berada di dinding tembok dan pagar besi, ketika bus mau keluar sopir ngambil belokannya terlalu melebar sampai bagian belakangnya mepet tembok dan tabrak pilar. Posisi anak itu kehimpit di tengah-tengah antara pagar besi dan tembok," ungkapnya.

Saeful mengaku tidak sanggup melihat adegan itu, dia hanya berusaha berteriak mengingatkan sopir sama seperti warga lainnya yang berada di lokasi.

"Kan anak itu pakai seragam SD, kemeja atasnya sudah banyak darah saya enggak berani melihat. Kejadiannya hanya beberapa detik, bus langsung berhenti," tuturnya.


Share:
Lokasi: Indonesia
Copyright © Suara Milik Rakyat | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com