Suara Milik Rakyat
ARTISQQ AQUAQQ POLOQQ BOLAUTAMA ARTIS4D
Angkor4D : Agen Sabung Ayam Terbaik | Togel Online | SPORTSBOOK
KampusQQ WINBET368

Sabtu, 20 Juli 2019

Gadis Cantik Ini Rela Berpanas-panasan Demi Biaya Kuliah



Jakarta - Indonesia Open 2019 tak hanya menyajikan berbagai arena yang menghibur dan serunya laga bulutangkis. Di luar lapangan, beberapa gadis cantik menyambut penonton untuk memberi petualangan tersendiri.

Adalah Sales Promotion Girl (SPG), yang sudah tiba sejak pukul pagi untuk bersiap menyambut para penonton dan pengunjung Indonesia Open, sejak 16 sampai 21 Juli di Istora Senayan.

Seperti yang dilakukan Josephine, 21 tahun. Dia bertugas untuk menjaga booth Djarum. Meski terkesan seperti pemanis tenant, tapi dia bekerja dengan tujuan dapat membiayai kuliahnya.

"Saya bekerja di sini karena bayarannya lumayan. Sekitar Rp 1 juta per hari dan uang itu untuk bayar biaya kuliah saya," kata mahasiswi Universitas Padjajaran, Bandung, semester tujuh ini.

Kebetulan juga kampusnya tengah libur semester, sehingga dia punya waktu penuh untuk bekerja di Istora, Senayan. Lagipula, orang tuanya juga mendukung selama bekerja dengan benar.

"Orang tua mendukung saja. Kan yang penting kerja benar," ujar mahasiswi jurusan hukum ini.



Meski bertugas di booth Djarum, Josephine rupanya tidak terlalu menyukai olahraga bulutangkis. "Tak terlalu suka sih hahaha. Cuma ini kan kerja," kata dia.

Berbeda dengan Josephine, Zena, 20 tahun, justru menjadikan pekerjaannya sebagai SPG Indonesia Open untuk menyalurkan minatnya kepada bulutangkis.

"Suka bulutangkis, kalau atletnya saya suka Jonatan Christie," kata Zena, terpisah. Dia bertugas untuk menjaga salah satu permainan di booth foto.

"Sebenarnya hari ini saja di booth foto, sebelumnya, saya selalu di dalam Istora. Jadi enggak pernah lihat kalau atlet lewat depan hanya pas mereka main saja," ungkap mahasiswi Trisakti, Jakarta ini.

"Kalau hasil kerja biasanya lumayan untuk beli make up, atau belanja-belanja," dia menambahkan.

Idealnya SPG kerap menggunakan pakaian yang mini dan mengundang penonton atau pengunjung untuk berbuat iseng. Soal itu, baik Josephine dan Zena punya cara untuk mengantisipasinya.

"Kalau baju kan memang dari awal wawancara diberi tahu dan mencoba. Kalau tidak nyaman bisa (mundur). Soal penonton iseng pura-pura tak dengar saja. Ada juga yang suka bersiul atau minta foto bareng, tapi kalau ramai-ramai ada teman perempuannya tak masalah. Kalau sendiri tidak," kata mahasiswi semester lima ini.


Share:
Lokasi: Indonesia
Copyright © Suara Milik Rakyat | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com